Halo Gaiss..
Lama ya tidak menyapa, dimanapun kalian semoga sehat-sehat selalu, yang sedang sakit dikuatkan dari sakitnya dan semoga lekas sembuh. Untuk yang sedang bekerja dan sempat mampir kesini, semoga dilancarkan terus rejekinya. Aamiin.
Ok! Kalau sebelumnya kita membahas kurang lebihnya mengenai Shortkey
kali ini kita akan mengambil topik mengenai Rumus Fungsi!
mungkin diantara kalian ada yang bahkan sudah mengenal Rumus fungsi ini dan bahkan khatam, Terimakasih sudah mau menyempatkan waktunya karena berkunjung kesini. Tapi jangan khawatir teruntuk kalian yang masih belajar, Yuk! kita belajar bareng, sharing bareng disini!
1. Rumus Fungsi: IF
Fungsi IF ini rumus yang sangat populer di Microsoft Excel gais, jadi bagi kalian yang mulai belajar di bangku akademik atau bahkan yang baru saja terjun di dunia kerja spesialis data, kedepannya kalian akan sangat, sangat, sangattt sering menggunakan ini guna menunjang aktivitas kalian di dunia kerja. Lalu bagaimana menggunakannya?? Simak disini.
Jadi, Rumus IF disini melibatkan 2 statement atau pilihan jika pernyataannya benar, maka akan mengeluarkan statement pertama, tapi jika sebaliknya maka akan keluar statement kedua. Sesimpel itu ya gais.
Sebagai Contoh:
=IF(E5<10;"Pasif";"Aktif")
Cara membaca rumusnya:
Jika nilai yang ada pada Cell E5 kurang dari angka 10 maka statement yang akan keluar adalah Pasif, jika sebaliknya maka statement yang keluar adalah Aktif.
sampai disini sudah jelas? kalian bisa kirim pesan di kolom komentar bagian bawah.
ok, gais, mungkin diantara kalian ada yang bertanya-tanya.
Pertanyaan A, "kenapa ada kutip ya? haruskah pakai kutip pada penggunaan statementnya?"
Pertanyaan B, "aku sudah ikuti rumus, tapi muncul message error"
Nah, perlu diketahui ya gais.
Menjawab pertanyaan A. Kutip tidak harus digunakan karena kutip hanya digunakan untuk variabel huruf saja ya gais, sedangkan variabel angka tidak menggunakan kutip.
Menjawab pertanyaan B. Perlu diperhatiakan versi setiap Excel disini pastilah berbeda-beda. Rumus yang tertera diatas adalah versi MS. Excel yang menggunakan karakter titik-koma sebagai pemisah antar valuenya, Namun di beberapa versi MS. Excel yang berbeda ada juga yang menggunakan koma. Misal:
Tipe MS. Excel yang saya gunakan menggunakan titik-koma, seperti ini.
=IF(E5<10;"Pasif";"Aktif")
Sedangkan tipe MS. Excel lain, ada juga yang menggunakan koma saja, seperti ini.
=IF(E5<10,"Pasif","Aktif")
2. Rumus Fungsi: SUMIFS
Kalian bisa menggunakan Rumus Fungsi ini untuk menjumlahkan nilai dalam karakter variabel tertentu. Misal: Ketika ingin menjulmlahkan barang dalam kategori barang tertentu. Simak penggunaan rumus dibawah:
=SUMIFS('04'!V5:V1048576;'04'!U5:U1048576;'04'!U8;'04'!R5:R1048576;HIDE.1!B5)
'04'!V5:V1048576 = sum_range
'04'!U5:U1048576 = criteria_range1
'04'!U8 = criteria1
'04'!R5:R1048576 = criteria_range2
HIDE.1!B5 = criteria2
- sum_range adalah kolom yang akan dijumlahkan.
- criteria_range1 adalah kolom dari kriteria rumus yang pertama. Disini sama mengambil kolom dari kategori barang.
- criteria1 adalah kriteria dari data pertama yang ditentukan. Disini saya ambil dari kategori barang VF.
- criteria_range2 adalah kolom dari kriteria rumus yang kedua. Disini sama mengambil kolom dari nomor telepon sales.
- criteria2 adalah kriteria dari data kedua yang ditentukan. Disini saya ambil dari nomor telepon sales atas nama ACHMAD KHAMIL.
Gimana? Gimana??
Ada yang baca ini sambil tutorial kah? Mana coba hasilnya, tulis di kolom komentar....
BloggKu ingin tahu gimana hasilnya!
Good Luck ya
Salam BloggKu!

Komentar
Posting Komentar